Dominasi Panca Mahabhuta dalam Vyakta Dravya


Print E-mail

Dominasi Panca Mahabhuta dalam Vyakta Dravya
Oleh : Nyoman somenata : hinducntadamai1

Berdasarkan atas unsur panca mahabhuta (lima unsur kasar, yang tampak, vyakta) yang mendominasi materinya, vyakta dravya terbagi atas 5 tipe. Kelima tipe tersebut adalah :

1) parthiva,
2) apya,
3) taijasa,
4) vavvya dan
5) akasiya vyakta dravya.

Di samping itu terdapat pula berbagai variasinya. Variasi ini muncul oleh karena bahan tersebut bercampur dengan unsur panca mahabhuta yang lain dan ada salah satu bhuta yang mendominasinya. Contohnya amat banyak, seperti ramuan audbhidja, jangama, vamana, virecana, samgrahi, brmhana, samana, dipana, balya, pacana dravya. Kelima tipe vyakta dravya yang materinya didominasi oleh unsur panca mahabhuta adalah:

1. Prathiva Dravya
Obat yang termasuk tipe parthiva dravya (mungkin lebih tepat disebut parthiva vyakta dravya) bentuknya padat, oleh karena didominasi oleh unsur prithivi (bumi, tanah) dan panca mahabhuta. Pada umumnya ramuan jenis ini memiliki sifat guna guru (berat), sthira (stabil, mantap), sthula (kasar), dan mempunyai kelebihan dibandingkan ramuan obat lainnya dalam hal gandha atau bau. Obat tipe ini dapat berfungsi untuk menambah berat badan, memantapkan atau menstabilkan serta mengompakkan (memadatkan) dan memontokkan tubuh.

Ramuan obat yang tergolong dalam tipe parthiva dravya adalah mrt (lumpur), sudha (kapur), sarkara (pasir), asman (batu), lavana (garam), kuta sarkjara (batu alkali yang diperoleh dari dalam goa), anjana (kolirium), gairika (oker merah), loha (logam besi), vimala (semacam pirite), kancana (emas), rasa (air raksa), uparasa, kapala (pecahan periuk tanah), mukta (permata) dan batu mulia.

2. Apya Dravya
Ramuan obat apya dravya bentuknya cair, karena didominasi oleh apah atau jala (air) dari panca mahabhuta. Ramuan ini mempunyai sifat guna sita (dingin), guru (berat), snigdha (lembut, berminyak), lembam, pekat dan memiliki kelebihan dalam hal rasa atau kecap. Obat ini dapat mengakibatkan badan berminyak, abhisyandi (menyumbat saluran sirkulasi), kleda. (bergetah, lengket), prahlada (bahagia) dan bandha (perlekatan, penyatuan).

3. Taijasa Dravya
Ramuan obat taijasa dravya ini memiliki guna raksa (tak berminyak, tiksna (tajam), visada (tak licin), suksma (halus) dan mempunyai kelebihan dalam hal rupa atau varna. Obat ini didominasi oleh unsur teja (sinar, suhu), atau agni (api) dan panca mahabhuta. Obat jenis ini dapat menyebabkan rasa terbakar, bha (aura) dan memberikan corak tertentu pada tubuh.

4. Vayvya Dravya
Ramuan obat vayavya dravya didominasi oleh unsur vayu (angin, udara, gas) dan panca mahabhuta. Obat ini memiliki guna ruksa (tak berminyak), visada (tak licin), laghu (ringan) dan memiliki kelebihan dalam hal sparsa atau raba. Obat ini berkhasiat untuk menimbulkan kekasaran atau kekasatan, mendinginkan, bergerak dan glani (merasa lelah tanpa kerja).

5. Akasiya Dravya
Ramuan obat jenis akasiya dravya didominasi oleh unsur akasa dari panca mahabhuta. Obat tipe ini memiliki guna suksma (halus), visada (tak licin) dan laghu (ringan). Ramuan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan ramuan tipe lainnya dalam hal sabda, bunyi atau suara. Obat ini berkhasiat dalam penyerapan atau perembesan (penyebaran) dan dapat meringankan tubuh.

Itulah lima macam ramuan obat yang dravya, bahan atau materinya didominasi oleh salah satu unsur panca mahabhuta, yakni oleh unsur perthivi (parthiva dravya), apah (aya dravya), teja (taijasa dravya), vayu (vavya dravya) dan akasa (akasiya dravya). WHD. No. 434 April 2003.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s